Kita selalu lupa bertanya kepada diri sendiri, siapa kita sebenarnya yang hidup di dunia ini. Kesibukan bekerja sepanjang hari membuatkan kita tidak berfikir sejenak mengenai keberadaan diri.
Akibatnya, kebanyakan kita kurang mengingati Allah kecuali apabila berada dalam kesakitan, ditimpa masalah dan menerima musibah barulah menyebut dan mengingati Allah.
Maksud tidak mengingati Allah bukan bermakna tidak beribadah. Di samping melakukan hal wajib, adakah pada waktu sama kita mengingati Allah dalam arti kata mengucap syukur pada-Nya atas segala nikmat diberikan-Nya kepada kita? Adakah tiap hari kita mengucapkan syukur atas nikmat yang dicurahkan sejak lahir hingga saat ini?
(read more ...)





